Asal Usul Kota Tuban Dan Keramahannya Warga Tuban

Wisata
Asal Usul Kota Tuban Dan Keramahannya Warga Tuban
0 Komentar 216 pembaca
Foto : destinasi kota Tuban (dok.yogi)

*Watu Tiban

TUBAN, IPN.COM - Sejak jaman kerajaan - pemperluas wilayahnya tidak tertinggal pula ada unsur budaya dan kepercayaan suatu agama.

Pada ketika itu terjadi perang besar di antara kerajaan Demak dan Majapahit, dan pada masa itu Majapahit yang sangat besar kalah.

Ketika kerajaan Majapahit benar kalah, semua harta kekayaan kerajaan Majapahit dibawa ke Demak. Banyak harta pusaka - pusaka salah satu harta kekayaan Majapahit yang dibawa ke Demak adalah pusaka kerajaan yang berbentuk batu.

BACA JUGA : Buru Pulau Yang Cantik Dengan Keindahan Wisatanya

Pemindahan batu itu karena punya energi kekuatan yang luar biasa harus dengan media burung. Pemindahannya batu itu dipercayakan pada sepasang burung bangau. Tetapi dalam perjalanannya menuju kota Demak disuatu daerah , burung bangau yang sedang membawa batu pusaka itu di goda n di ejek oleh anak anak pengembala di daerah itu, dan karena kebingungan dan marah terlula membawa batu maka terlepaslah dari cajarnya dan jatuhlah batu pusaka kerajaan Majapahit.

Tempat dimana batu pusaka itu jatuh, dinamakan Tuban. Dengan demikian nama Tuban berasal dari kata “Wa(tu) Ti(ban)”.

Ternyata batu tersebut berupa sebuah YONI. sebuah bentuk batu yang di pahat hampir seperti kelamin laki - laki dan wanita, yang melambangkan kesuburan.

* Keramahan warga Tuban Jawa Timur dewasa ini.

Kota tuban yang terkenal dengan sebutan kota Wali tapi juga di sebut juga kota Legen dan Tuak. Walaupun demikian kota Tuban ternyata kota yang di duduki oleh masyarakat yang peramah, sangat terasa keramahannya mereka baik hatinya dan persaudaraannya.

Kota Tuban dapat dibilang kota yang asri dan tenang, sangat jarang huru hara di kota Tuban.

Semua penduduknya bukan pemalas tapi giat bekerja dan mata pencaharian warga kebanyakan penambang batu kapur. Karena kota Tuban di kelilingi bukit dan gunung kapur. Hampir setiap 2 minggu bahkan seminggu sekali kota Tuban mengadakan parade berupa pawai yang meriah dan kegiatan itu di selenggarakan pada hari Minggu dan hari besar nasional.

BACA JUGA : Tembang Dolanan Jawa Hampir Punah

Masih banyak dan kental sekali dengan penghijauan sawah dan kebun, begitu memanjakan mata melihat keasrian alam Tuban. Kelemahan kota Tuban hanya satu yaitu pada saat kemarau, cuaca dan udara di sekitar terasa panas sekali, itu di karenakan Tuban kota di pesisir pantai.

Bicara tentang pantai dan laut, di kota Tuban juga terdapat klenteng konghucu yang simbolnya lain dari semua klenteng di Indonesia lambang klenteng tersebut adalah kepiting dan nama klentengnya adalah Kwan Sing Bio. Walaupun kaum konghucu jumlah mereka cuma 0,1 persen tapi warga Tuban yang banyak mayoritas beragama Islam menghargai pemeluk agama lain.

Masih banyak keragaman budaya dan pariwisata salah satunya alun - alun di kota Tuban dan masjid Agungnya serta menggali sejarah lainnya. 

Dilain kesempatan akan kita bahas satu persatu keistimewaan kota Tuban.

 

Reporter : Yogi

Editor : Yenny


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

loading...

Back to Top