Siapa Sangka Batang Pohon Pisang Bisa Dibuat Menu Kuliner, Intip Yuk !

Kuliner
Siapa Sangka Batang Pohon Pisang Bisa Dibuat Menu Kuliner, Intip Yuk !
0 Komentar 96 pembaca
Olahan masakan dari batang pohon pisang

KULINER, IPN.COM – Kebanyakan orang pisang berbuah dan jantung pisang diambil, pohon pisang dibiarkan saja atau dibuang. Padalah banyak manfaat dari pohon pisang yakni pohon pisang bisa digunakan untuk diambil getahnya dan dioleskan pada luka bakar. Didaerah lain pohon pisang biasanya akan dirangkai dan dijadikan rakit yang nantinya digunakan di sungai.

Bahkan fakta unik bahwa batang pohon pisang bisa diolah menjadi beberapa macam olahan kuliner. Pohon pisang memiliki kadar gula yang rendah, sehingga bisa mencegah diabetes, atau juga dipercaya bisa menjadi obat diare.

Mari Intip olahan kuliner yang terbuat dari batang pohon pisang !

Rujak Batang Pisang
Rusak Batang Pisang cukup laris di Thailand dan India, namun di Indonesia sendiri masih termasuk kuliner yang langka. Rujak bantang pisang tak hanya berisikan batang pisang saja, biasanya rujak ini diberi tambahan tomat, buncis, udang kering dn cabe rawit sehingga membuat cita rasanya makin segar.

Sayur Ares.

Daerah Lombok ada makanan khas yang bernama sayur ares. Sayur Ares diolah dari batang pisang dicampur dengan santan dan cabai rawit sehingga membuat cita rasanya jadi pedas dan gurih.

Pa Piong Bura (Ayam Batang Pisang).

Pa Piong Bura merupakan makanan khas Tanah Toraja, cara mengolahnya hampir sama dengan sayur ares. Masakan ini biasanya selalu ada dalam acara adat di Toraja dengan campuran ikan, daging babi, atau daging ayam. Cara memasak Pa Piong biasanya dibumbui kemudian mesakanya dengan cara dibakar setengah matang dan diberi parutan kelapa, namun bisa pula dimasak digoreng sesuai selera.

Kerupuk Bopi.
Di daerah kabupaten Bojonegoro, batang pisang bisa disulap menjadi kerupuk. Kerupuk Bopi sendiri merupakan salah satu kerupuk yang sehat untuk dikonsumsi, pasalnya kerupuk ini rendah kolesterol.  Bahkan makanan ini kini menjadi salah satu khas Desa Kandangan, Trucuk, Bojonegoro.

 

Editor : Yenny


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

loading...

Back to Top