Rumah Warga di Hative Besar Dieksekusi Pengadilan

Maluku
Rumah Warga di Hative Besar Dieksekusi Pengadilan
0 Komentar 142 pembaca
Foto :Rumah Warga Hative Besar Yang Digusur

AMBON, IPN.COM - Sebanyak lima buah rumah warga di Hatiwe Besar Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon akhirnya dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Ambon. Eksekusi dilakukan pada Selasa, (25/6) sekira pukul 14.45 WIT.

Juru sita Pengadilan Negeri Ambon, Noce Leasa yang dihubungi Media ini, Selasa,(25/6) menjelaskan, eksekusi yang dilakukan sesuai dengan Putusan Pengadilan Negeri Ambon No 231/pdt.G/2017/PN Ambon tanggal 24 September 2017. 

" Iya benar, hari ini Pengadilan Negeri Ambon telah melakukan eksekusi terhadap tanah sengketa yang bertempat di Dusun Wailaa, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon," jelas Juru sita Pengadilan Negeri Ambon, Noce Leasa. 

Menurutnya, eksekusi terhadap tanah sengketa antara Jance Laisatamu sebagai penggugat melawan Wilem Yosef Laisatamu Tergugat I dan Sdr. Samuel Laisatamu Tergugat II, atas tanah sengketa yang bertempat di Dsn. Wailaa Ds. Hative Besar Kec. Teluk Ambon Kota Ambon.

Sebelumnya sekitar pukul 14.30 WIT, pihak PN Ambon telah melakukan negosiasi dengan pemilik rumah agar segera mengosongkan rumah. Dimana pemilik rumah tersebut sudah tiga kali menerima surat pemberitahuan pengosongan lahan sengketa.

Dia menyebutkan, sebanyak lima rumah yang dieksekusi diantaranya yakni, dua buah rumah milik Wilem Yosep Laisatamu selaku Tergugat I dan Alm Tomas Barens di atas lahan seluas 11.290 meter persegi, dua buah rumah milik Donal Laisatamu dan rumah tua milik keluarga Leisatamu. Sedangkan satu buah rumah milik Samuel Laisatamu di atas lahan seluas 4.014 meter persegi

" Dalam proses eksekusinya juru sita PN Ambon mendapat pengawalan dari petugas kepolisian Polres Ambon dan Babinsa Hative Besar.

Eksekusi berjalan aman dan lancar," pungkasnya. 

Menurutnya, saat pelaksanaan eksekusi bangunan rumah, tidak ada perlawanan dari pemilik rumah maupun warga sekitar karena sudah sesuai dengan proses Hukum, berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Ambon No 231/pdt.G/2017/PN Ambon tanggal 24 September 2017

" Untuk satu bangunan yang merupakan bangunan tua milik keluarga  Leisatamau belum di eksekusi karena dari pihak Keluarga Leisatamu meminta kepada pihak Pengadilan Negeri Ambon agar mereka sendiri yang akan membongkarnya," tutupnya. 

 

Reporter : Kiswan Facey

Editor : Yenny


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

loading...

Back to Top